Phone :(0967) 584373

Email :humas@balatkes.com / balatkespapua@gmail.com  

Admin
 24 May, 2017
bahaya-malaria-pada-hidup-anda-dan-keluarga

Balatkes.com seperti yang dikutip dari Doktersehat.com - Malaria adalah penyakit pada sel darah merah yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh parasit dan ditularkan ke manusia oleh nyamuk Anopheles. Setelah manusia digigit nyamuk, parasit berkembang biak di liver (hati) manusia sebelum menginfeksi dan menghancurkan sel-sel darah merah. Penyakit ini dapat dikontrol dan diobati jika didiagnosis sejak dini. Sayangnya, hal ini tidak mungkin di beberapa daerah di dunia kurang dalam fasilitas medis, di mana wabah malaria dapat terjadi. Pada saat ini, vaksin untuk penyakit ini masih belum ditemukan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mentargetkan untuk mengurangi kasus dan kematian malaria sebesar 90% pada tahun 2030. Malaria pertama kali ditemukan menjadi penyakit parasit di 1880. Diperkirakan 3,3 miliar orang di 97 negara beresiko malaria, hampir setengah dari populasi dunia. Tingkat insiden malaria diperkirakan telah turun 30% secara global pada tahun 2000-2013, sementara tingkat kematian diperkirakan turun sebesar 47% di seluruh dunia.

Penyebab
Penyakit ini disebabkan oleh gigitan dari nyamuk Anopheles betina yang di dalam tubuhnya terkandung parasit Plasmodium. Anopheles adalah satu-satunya nyamuk yang dapat menyebabkan malaria.  Keberhasilan parasit untuk berkembang di dalam tubuh nyamuk tergantung pada beberapa faktor, terutama faktor kelembaban dan suhu nyamuk.

Ketika nyamuk yang terinfeksi menggigit manusia, parasit memasuki aliran darah, dan menjadi aktif dalam hati. Untuk 5-16 hari selanjutnya setelah tergigit, manusia yang tergigit akan mulai menunjukkan gejala. Parasit malaria baru kemudian dilepaskan kembali ke dalam aliran darah dari hati menuju sel darah merah dan mulai berkembang biak. Beberapa parasit ini ada yang tetap di hati dan tidak dilepaskan pada waktunya nanti. Ketika dilepaskan di waktu yang ditentukan itu, itulah yang disebut dengan kekambuhan (relaps).

Ada lebih dari 100 jenis Plasmodium namun para ilmuwan telah mengidentifikasi lima jenis Plasmodium yang secara khusus mampu menginfeksi manusia:

  1. P. falciparum – berada di seluruh dunia, tapi mayoritas di Afrika. Diperkirakan 1 juta orang terbunuh karena strain ini setiap tahunnya. Strain ini dapat berkembang biak dengan cepat menjadi malaria berat, misalnya hingga menyerang otak. Namun, strain ini tidak mampu relaps.
  2. P. vivax – terletak di Amerika Latin, Afrika, dan Asia, terbanyak di Asia. Strain ini memiliki stadium aktif yang di hati yang dapat mengaktifkan dan menyerang darah setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun, yang disebut dengan relaps/kambuh.
  3. P. ovale – terletak terutama di daerah Afrika Barat itu, secara biologis dan morfologi sangat mirip dengan P. vivax. Strain ini mampu menyerang golongan da

Login Untuk Tinggalkan Komentar

Kontak Kami

Telephone: (0967)584373/584374
Email: humas@balatkes.com
Website: www.balatkes.com

Today : 37 Visitor : 10155
Hits Today : 122 Online : 1
Total Hits : 24842

Link Partner